Page 308 - Introduction to Islam
P. 308

kitab-kitab  Allah.  Implementasi  cara  mengimani  Al-Quran  dan
                               kitab-kitab    Allah    adalah    menjadikan    Al-Quran    sebagai
                               pedoman  hidup  agar  hidup  kita  sejalan  dengan  kehendak
                               Allah,  yakni berjalan di atas  shirāthal  mustaqīm,  juga  sebagai
                               pedoman mati agar ketika kita mati – yang hanya satu kali terjadi
                               – dapat mati dengan selamat (ḫusnul khātimah). Pada orang-
                               orang yang bertakwa ada tekad bahwa segala perintah dalam
                               Al-Quran akan dijalankan. Kata perintah dalam Al-Quran pada
                               umumnya menggunakan fi’il amar, seperti, Aqimish shalāta wa
                               ātuz  zakāta.  Artinya,  „Dirikanlah  salat  dan  bayarlah  zakat!‟;
                               Fas`alū  ahladz dzikri  in  kuntum lā  ta’lamūna.  Artinya,
                               ‟Maka  bertanyalah  kepada  ahli  zikir  jika  kamu  tidak
                               mengetahui!‟ – yakni tidak mengetahui Tuhan dan ilmu zikir, dan
                               ilmu-ilmu agama lainnya. Kata Imam Ghazali utamakan bertanya
                               tentang ma’rifatullah dan ilmu-ilmu fardu ain lainnya. Juga ada
                               tekad  bahwa  segala  larangan  dalam  Al-Quran  akan  dihindari.
                               Kata  larangan  dalam  Al-Quran  pada  umumnya  menggunakan
                               kalimat nahī, seperti, Lā tusyrik billāhi. Artinya,
                               ‟Janganlah  menyekutukan  Allah!,  Ini  berarti,  kita  harus
                               mengetahui   maksud   menyekutukan   (syirik-kemusyrikan).
                               Nabi  Muhammad  bersabda,  “Kemusyrikan  itu  sangat  halus
                               seperti semut kecil berwarna hitam yang berjalan di atas batu
                               hitam  pada  malam  hari  yang  gelap  gulita.”  Ini  berarti,  syirik
                               kemusyrikan  harus  diketahui  dengan  ilmu  yang  terang
                               benderang.
                            e.  Ciri  kelima,  wabil  ākhirati  hum  yūqinūna.  Artinya,  ‟Dan
                               mereka  yakin  dengan  hari  akhir.‟  Kata  “yakin”  tidak  sekadar
                               percaya.  Kalau  sekadar  “percaya”  adanya  hari  akhir,  maka
                               dapat  dikatakan  hampir  semua  manusia,  terlebih-lebih  orang
                               Islam,  pasti  percaya  akan  adanya  hari  akhir.  Kata  “yakin”
                               mengisyaratkan  telah  dipersiapkannya  segala  bekal  untuk
                               menghadapi  hari  akhir.  Bekal  (untuk  menghadapi  hari  akhir)
                               yang dimaksud adalah keimanan yang benar (Ini berdasarkan
                               QS  Saba/34:  51-54  kebanyakan  manusia  imannya  keliru),
                               ibadah  yang  benar  dan  ikhlas  (Imam  Ghazali  mengingatkan
                               jangan  sampai  menjalankan  ibadah  yang  palsu),  takwa  yang
                               benar-benar  takwa,  dan  menjalankan  jihad  akbar  sehingga
                               nafsu kita mencapai nafsu muthma`innah (karena hanya orang
                               yang sudah mencapai nafsu muthma`innah inilah yang dipanggil
                               Allah  untuk  masuk  ke  surga-Nya,  sebagaimana  firman-Nya
                               dalam QS Al-Fajr/89: 27-30.

                                 Selain kelima ciri orang yang bertakwa di atas masih banyak
                            ciri-ciri   lainnya,   seperti   menahan   amarah,   memaafkan,   dan
                            berbuat ihsan. Akan tetapi, kelima ciri itulah yang paling utama.




                                                     295
   303   304   305   306   307   308   309   310   311   312   313