Page 305 - Introduction to Islam
P. 305
ilmu-ilmu Islam lainnya dalam rangka memperkokoh
pembudayaan religiositas kampus. Prodi bahasa Arab
banyak berdiri di kampus-kampus PT, seperti di UI, UGM,
UNPAD, UPI, UNJ, UNS, dan PT-PT lainnya. Di UNJ dan UPI
bahkan sudah berdiri pula program studi Ilmu Agama Islam
atau Pendidikan Agama Islam sehingga lebih memperkokoh
pembudayaan agama di kampus-kampus PT.
Mungkin masih banyak lagi kegiatan-kegiatan lainnya
yang belum terpotret dalam tulisan ini. Silakan Anda
observasi suasana dan kegiatan masjid kampus di PT Anda
masing-masing.
Anda mungkin pernah mendapati masjid kampus
yang sama sekali tidak berfungsi, atau berfungsi
namun tidak maksimal. Mengapa bisa terjadi?
Anda dipersilakan mengidentifikasi (1) ciri-ciri
masjid kampus yang tidak/kurang berfungsi; (2)
ciri-ciri masjid kampus yang berfungsi namun tidak
maksimal; (3) faktor penyebab masing-masing; dan
(4) kemungkinan solusi yang dapat Anda tawarkan.
Komunikasikan masalah tersebut kepada teman-
teman dan dosen Anda!
2. Menggali Sumber Teologis tentang Konsep Masjid dan Fungsi
Masjid Kampus dalam Membangun Budaya Islam
Sumber teologis utama masjid adalah QS At-Taubat/9: 107-
108. Coba Anda baca, terjemahkan, dan renungkan kembali
makna kedua ayat ini.
Berdasarkan dua ayat di atas ada dua tipe masjid: pertama,
tipe masjid Quba`, yakni masjid yang didirikan oleh Rasulullah
dengan tujuan untuk meningkatkan ketakwaan; dan kedua, masjid
dhirār, yakni masjid yang didirikan oleh orang-orang munafik
dengan tujuan untuk menimbulkan kemudaratan bagi orang-orang
mukmin.
Dari kedua tipe masjid ini kita perlu mengenali secara lebih
baik makna takwa dan munafik. Tujuan utamanya adalah agar kita
dapat meningkatkan ketakwaan kita kepada Allah Swt. serta kita
dapat menghindari kekafiran dan kemunafikan. Adapun ciri utama
292

